Senin, 11 Oktober 2010

di booking part 1(dalam episode sang master dan masokis)

saya seorang keturunan chinese yang ber warga indonesia, pria, usia 38 tahun, berciri sedikit tambun dan mature, adapun tinggi badan saya 170cm pas, dan berat badan saya berkisar antara 78 s/d 82, tidak menentu, kadang kalau lagi rajin olahraga berat badan saya ini bisa naik turun, tergantung pola makan saya juga, di kehidupan saya ini, selain bekerja saya punya hobby chat di internet, salah satu tempat chat saya ini adalah di manjam (www.manjam.com) web yang 90 persen kaum nya laki laki semua, atau lebih tepatnya web ini untuk kalangan gay...di masa masa chat saya ini, saya banyak mengenal orang2 dari berbagai negara, dan berbagai type dan karakter orang yang berbeda beda pula, salah satunya yang ingin saya ceritakan disini adalah, mengenai pak muhamad dari malaysia.. dia sering chat dengan saya, bahkan setiap saya online, dia selalu ada, tapi dia tidak pernah memperlihatkan wajah/pic dia, tadinya saya pikir ya udahlah, yang chat ama saya juga orangnya banyak, masing masing orang pikirannya beda beda, ada yang suka berterus terang, ada pula yang menjaga rahasia soal pribadinya,... ya suka suka lah, yang penting tidak saling merugikan aja.
nah!... cerita ini bermula ketika saya pinjam uang kepada teman baik saya, nilai uang itu cukup besar 20jt, uang itu sebenarnya mau dipakai teman saya buat istrinya melahirkan, karna kami udah saling kenal dan udah menjadi teman yang sangat akrab maka teman saya meminjam uangnya, tentu dengan catatan saat istinya mau melahirkan uang itu harus bisa dikembalikan, tapi seminggu lagi istrinya mau melahirkan, uang itu belum ada tanda tanda bisa saya tebus, kacau pikiran saya, untuk tidurpun saya merasa susah pejamkan mata, kadang dini hari saya chat dan online di internet, pada saat saat terakhir dimana pikiran saya lagi buntu, disitulah saya mendapat tawaran dari pak muhamad saat chat dengan saya, tawarannya yang aneh namun menggiurkan, dia berani membayar uang20jt asal saya dapat memberi kepuasan untuknya... gampang bukan kalau memberi kepuasan pada seseorang? tapi eeittt!.... ini bukan kepuasan biasa yang dia inginkan...dia ingin di perlakukan layak seorang yang masokis ( orang yang disiksa habis habisan) kalau di telusuri lebih mendalam.. gampang saja, tinggal cambuk dan pukul aja... tapi sekali lagi eeittt! tidak semudah itu... dia ingin saya berak in dia.. bayangkan apa yang terjadi? saya sendiri tidak dapat membayangkan, kalau saya lagi mau buang air besar aja, sampai sekarang belum pernah saya liat tuh taik saya sendiri (he..he..) karna kepepet untuk membayar utang, akhirnya saya setuju apa pun yang di inginkan pak muhamad, asal dia mau membayar.
2hari kemudian dia ke jakarta, nginap di hotel sultan (dulu nama hilton) kami bersepakat untuk buat pertemuan di lobby terlebih dahulu, guna membicarakan masalah ini lebih detail, sebelum berangkat, saya sempat membeli sepasang kemeja dan celana di matahari department store, biar bisa dipakai dan tampil lebih menarik saat kami berjumpa, dan tentu saya ingin pertemuan ini tidak sia sia, saya habiskan 400rb untuk membeli pakaian tersebut.. ketika waktu dan jam pertemuan yang direncanakan tiba, di lobby hotel sultan kami pun bertemu dan berpapasan, saling menatap, saya mencoba untuk ramah memberi senyum, memberi jabat tangan, pak muhamad ini orangnya terlihat executive, dia itu darah campuran melayu arab, orangnya tinggi besar, kabar terakhir yang saya dapat dari dia saat chat, dia itu udah punya 2 orang putra,  tapi... kesan pertama pertemuan ini tatapan nya pak muhamad seolah olah,... sangat tidak bersahabat, saya tidak tahu, gerakan nya seakan menandakan dia kecewa, atau tidak sesuai mungkin orang seperti saya yang dia inginkan? pandangan nya kearahku seperti seorang maling.. betul!!... ketika dia berdiri.. dan tangannya menyentuh saku/kantong celana belakangnya, matanya langsung melotot ke arahku, dan parahnya dia langsung bertanya.. " apa kamu ada ambil dompetku? " hahh... kok jadi gini? sehancur hancurnya aku, sebanyak banyak aku berutang duit pada orang, tapi aku tidak mau jadi maling!...biar tahu aja, aku paling anti yang namanya ini!